rumahhijaurakyat.com, Balikpapan — Pemerintah Kota Balikpapan menggelar upacara peringatan Hari Jadi ke-129 Kota Balikpapan di halaman Balai Kota Balikpapan, Selasa (10/2/2026). Upacara berlangsung khidmat meskipun cuaca mendung dan sempat diguyur gerimis. Kondisi cuaca tersebut tidak menyurutkan semangat para undangan dan peserta upacara yang hadir sejak pagi hari.
Peringatan hari jadi kota minyak ini dihadiri lengkap oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta berbagai tokoh penting dan elemen masyarakat. Sejumlah pejabat yang hadir antara lain Sultan Kutai Kartanegara, Wakil Wali Kota Balikpapan, Gubernur Kalimantan Timur, Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Wakapolda Kaltim, Kasdam VI/Mulawarman, anggota DPR RI, Ketua DPRD Kota Balikpapan beserta seluruh anggotanya, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan organisasi kemasyarakatan dan LSM, para pejuang veteran, pimpinan media, hingga para ketua RT se-Kota Balikpapan.
Wali Kota Balikpapan, Dr. H. Rahmad Mas’ud, bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan berkontribusi dalam menyukseskan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-129 Kota Balikpapan.
Menurut Rahmad Mas’ud, peringatan hari jadi bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk merefleksikan perjalanan panjang Kota Balikpapan, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam melanjutkan pembangunan kota ke arah yang lebih maju dan berkelanjutan.
“Tahun ini kita memperingati Hari Jadi Kota Balikpapan dengan mengusung tema Harmoni Menuju Kota Global. Tema ini mengandung makna bahwa pembangunan kota harus dilandasi kebersamaan, kolaborasi, dan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, serta kesejahteraan masyarakat,” ujar Wali Kota.
Ia menjelaskan, perayaan HUT Kota Balikpapan tahun ini dilaksanakan secara sederhana. Hal tersebut merupakan bentuk penyesuaian terhadap kebijakan pemerintah pusat terkait penghematan anggaran, sekaligus wujud empati terhadap kondisi kebencanaan yang terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia.
“Kita ingin peringatan hari jadi ini tetap bermakna, tanpa mengurangi esensi kebersamaan dan rasa syukur, meskipun dilaksanakan dengan sederhana,” tambahnya.
Rahmad Mas’ud juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan harmoni dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam mewujudkan Balikpapan sebagai kota global yang maju, nyaman, dan berdaya saing tinggi.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Balikpapan turut memberikan sejumlah penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan prestasi yang telah ditorehkan berbagai pihak. Penghargaan diberikan kepada OPD berprestasi, warga berprestasi, pelopor pembangunan, atlet berprestasi, serta wartawan berprestasi yang dinilai berperan aktif dalam mendukung pembangunan dan kemajuan Kota Balikpapan.
Pemberian penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus berkontribusi positif, berinovasi, dan berkarya demi kemajuan Kota Balikpapan di masa mendatang.
Peringatan Hari Jadi ke-129 Kota Balikpapan pun menjadi pengingat akan sejarah panjang perjuangan dan pembangunan kota, sekaligus penegasan komitmen bersama untuk melangkah ke masa depan dengan semangat harmoni menuju kota berkelas dunia.(mn)
Tulis Komentar