rumahhijaurakyat.com, BALIKPAPAN – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-129 Kota Balikpapan tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga dimanfaatkan sebagai momentum refleksi atas berbagai pekerjaan rumah pembangunan yang masih dihadapi. Salah satu persoalan krusial yang kembali menjadi sorotan adalah penanganan banjir, yang hingga kini masih membutuhkan dukungan anggaran besar.
Peringatan hari jadi kota digelar melalui Rapat Paripurna DPRD Kota Balikpapan yang berlangsung di Ballroom Hotel Gran Senyiur, Senin (9/2/2025). Rapat dipimpin Ketua DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri, didampingi Wakil Ketua DPRD Muhammad Taqwa, Budiono, dan Yono Suherman, serta dihadiri Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud dan Wakil Wali Kota Bagus Susetyo.
Ketua DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri, mengungkapkan bahwa upaya penanggulangan banjir terus dilakukan secara bertahap. Namun, keterbatasan kemampuan fiskal daerah menjadi tantangan besar, lantaran anggaran yang tersedia saat ini masih jauh dari kebutuhan ideal.
“Realisasi anggaran penanganan banjir baru sekitar 10 persen dari kebutuhan yang seharusnya,” ujar Alwi.
Ia menjelaskan, kondisi keuangan daerah turut dipengaruhi oleh kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, termasuk pemotongan dana bagi hasil (DBH). Dampaknya, sejumlah program pembangunan terpaksa disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang ada.
“Banyak anggaran yang terpaksa dikurangi. Kita berharap ke depan kondisi fiskal daerah bisa lebih baik,” harapnya.
Selain persoalan banjir, Alwi juga menyinggung pelaksanaan peringatan HUT Balikpapan yang tahun ini digelar secara sederhana. Anggaran perayaan dipangkas cukup signifikan, anggaran hanya kurang lebih Rp900 juta.
Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bentuk empati dan kepedulian Pemerintah Kota Balikpapan terhadap daerah lain yang tengah dilanda musibah, khususnya di Aceh dan sejumlah wilayah di Sumatera.
“Perayaan tetap kita laksanakan, namun dengan konsep yang lebih sederhana dan penuh keprihatinan,” jelasnya.
Meski digelar tanpa kemeriahan berlebihan, Alwi menegaskan peringatan HUT ke-129 tetap sarat makna. Momentum ini menjadi ajang evaluasi bersama atas capaian pembangunan sekaligus penguatan komitmen antara Pemerintah Kota Balikpapan dan DPRD untuk terus membenahi kota.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, turut dilakukan penandatanganan peresmian sejumlah fasilitas publik yang telah dibangun. Beberapa proyek pembangunan itu juga dijadwalkan akan ditinjau langsung sebagai bagian dari agenda peringatan hari jadi Kota Balikpapan. (mn)
Tulis Komentar