Keterangan Gambar : Direktur Teknik Perumda Tirta Manuntung Balikpapan, M. Kohirudin, S.T (foto Instagram : @tirtamanuntungbalikpapan)
rumahhijaurakyat.com, BALIKPAPAN — Direktur Teknik Perumda Tirta Manuntung
Balikpapan, M. Kohirudin, menjelaskan perbedaan istilah air bersih dan air aman
yang kerap dipahami sama oleh masyarakat.
Menurut Kohirudin, air bersih merupakan air yang secara
fisik terlihat jernih dan tidak berbau. Namun, air aman memiliki makna yang
lebih luas karena telah melalui proses pengolahan dan pengujian sesuai standar
kesehatan.
Ia menerangkan, sebelum air dialirkan ke jaringan distribusi
dan masuk ke rumah pelanggan, air terlebih dahulu diproses melalui beberapa
tahapan. Proses tersebut meliputi penyaringan awal, pengendapan, filtrasi,
hingga disinfeksi untuk memastikan kualitasnya memenuhi ketentuan yang berlaku.
Kendati demikian, di lapangan masih ditemukan kondisi air
yang terlihat keruh atau berbau saat sampai di rumah pelanggan. Kohirudin
menyebut hal itu umumnya disebabkan endapan di dalam pipa, gangguan teknis pada
jaringan, atau adanya pekerjaan perbaikan.
Sebagai langkah awal, pelanggan disarankan mengalirkan air
selama beberapa saat hingga kembali jernih. Namun, apabila kondisi keruh
berlangsung lebih dari satu hari, masyarakat diminta segera melaporkannya
melalui kanal resmi PTMB.
Laporan dapat disampaikan melalui call center di nomor
(0542) 878991 atau 878992, SMS dan WhatsApp ke 0816 200 110, akun Instagram
@tirtamanuntungbalikpapan dan @ptmb_commandcenter, maupun melalui laman resmi
[www.tirtamanuntung.co.id](http://www.tirtamanuntung.co.id).
Kohirudin menegaskan, penyediaan air bukan sekadar
memastikan aliran tetap berjalan, melainkan juga menjaga kesehatan serta
kenyamanan masyarakat Balikpapan. (**)
Tulis Komentar